Program Studi
Latar Belakang Pendirian Program Studi
Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan Perguruan Tinggi di
bawah Kementerian Agama Republik Indonesia yang didirikan berdasarkan Keputusan Bersama
Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama RI Nomor 1/0/SKB/2004 dan
ND/B.V/I/Hk.00.1/058/04 tentang Perubahan Bentuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan
Kalijaga Yogyakarta menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malang menjadi Universitas Islam Negeri (UIN)
Malang. Usulan menjadi universitas disetujui Presiden melalui Surat Keputusan Presiden RI No.
50, tanggal 21 Juni 2004 dan diresmikan oleh Menko Kesra Prof. H. A. Malik Fadjar, M.Sc atas
nama Presiden pada 8 Oktober 2004 dengan nama Universitas Islam Negeri (UIN) Malang
dengan tugas utamanya adalah menyelenggarakan Program Pendidikan Tinggi Bidang Ilmu
Agama Islam dan bidang ilmu umum. Selanjutnya pada tanggal 27 Januari 2009, Presiden
Republik Indonesia Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan perubahan nama Universitas
Islam Negeri (UIN) Malang menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim
Malang yang biasa disingkat UIN Maliki Malang.
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat ini memiliki 3 kampus yaitu Kampus 1 terletak di Jalan
Gajayana 50, Dinoyo Kota Malang dengan lahan seluas 14 hektar (14 Ha). Kampus 1 dibangun
dengan menggunakan pendanaan dari Islamic Development Bank (IDB) melalui Surat
Persetujuan IDB No. 41/IND/1287 tanggal 17 Agustus 2004 dengan anggaran sebesar Rp. 350
Miliar. Kamus 1 terdiri dari gedung rektorat, Kampus 1 ini terdiri dari beberapa gedung meliputi
Rektorat, Perpustakaan pusat, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Syariah,
Fakultas Ekonomi, Fakultas Humaniora, fakultas Psikologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Pusat
Bahasa, kantor administrasi, Ruang Kuliah Bersama, laboratorium, unit kemahasiswaan, pusat
pelatihan, fasilitas olahraga, poliklinik, 2 masjid, Ma’had Sunan Ampel Al-Aly untuk mahasantri
putra dan putri, Student Center, dan fasilitas penunjang meliputi lapangan olahraga, business
center, percetakan, penerbit, pusat informasi, lahan parkir, dan ruang terbuka hijau. Kampus 2
terletak di Jalan Raya Dadaprejo No.1, Dadaprejo, Kec. Junrejo, Kota Batu dengan luas lahan 3
hektar (3 Ha). Kampus 2 terdiri dari gedung Pascasarjana, rumah singgah (penginapan), masjid,
lahan parkir, ma’had untuk mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan dan ruang
terbuka hijau.
Mulai tahun 2020, UIN Maulana Malik Ibrahim mengembangkan Kampus 3 yang terletak di Jalan
Locari – Tlekung, Tlekung, Junrejo, Tlekung, Kec. Junrejo, Kota Batu, dengan luas lahan 100 hektar
(100 Ha) dengan dibangunnya Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan yang memiliki
3 program studi yaitu Pendidikan Dokter, Profesi Dokter, dan Sarjana Farmasi. Rencana
pengembangan berikutnya tahun 2021-2024 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik
Ibrahim Malang melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik
Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dengan
skema Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) Saudi Fund for Development (SFD) sebesar SAR
208.500.000 pada tahun 2020-2024 untuk mengembangan kampus UIN Maulana Malik Ibrahim
tahap 2 (The Development of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Phase II) yang difokuskan
pada Pendirian Fakultas Teknik, Research and Data Center, rumah sakit, masjid, dan beberapa
fasilitas penunjang lainnya. Pinjaman dan hibah dari Saudi Fund for Development (SFD) dari
negara Arab Saudi, berdasarkan Loan Agreement No. 10/739 (The Development of UIN Maulana
Malik Ibrahim Malang (Phase II) East Java Project Between The Saudi Fund For Development
and The Government Of The Republic of Indonesia) yang ditandatangani pada tanggal 28 Maret
2019 dengan mandatori untuk pengembangan kelembagaan pendirian 4 program studi sarjana
Teknik meliputi Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, dan Teknik Mesin serta pendirian
laboratorium terpadu Pusat Data Informasi, Laboratorium Halal (Lembaga Pengkajian Halal) dan
pusat pengembangan teknologi tepat guna pesantren dan pedesaan.
Sebagai dukungan program tersebut, saat ini UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memiliki
Fakultas Sains dan Teknologi dengan 9 Prodi meliputi Biologi, Magister Biologi, Matematika,
Kimia, Fisika, Perpustakaan Sains Informasi, Teknik Informatika, Magister Informatika, dan
Arsitektur. Sesuai dengan perencanaan pengembangan jangka panjang dan didukung
pendanaan Saudi Fund for Development (SFD) akan dikembangkan Fakultas Teknik di kampus
3 yang nantinya mengelola 6 program studi sarjana yaitu Teknik Informatika, Arsitektur, Teknik
Mesin, Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, dan Teknik Mesin. Upaya pendirian Program Studi
Sarjana Teknik Mesin ini merupakan salah satu klausul yang wajib dipenuhi dalam proyek SFD
dengan didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia (dosen, tenaga kependidikan dan
laboran) dan kelengkapan sarana dan prasarana perkuliahan dan peralatan laboratorium.