
Malang, 23 Mei 2025 – Program Studi Teknik, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu-isu strategis global melalui penyelenggaraan kuliah tamu bertajuk “Awareness Against Health Threat of Climate Change” pada Kamis (23/05). Acara ini menghadirkan narasumber istimewa, Prof. Wang, Yu-Chun, PH.D. seorang ahli teknik lingkungan dari Chung Yuan Christian University, Taiwan.
Kuliah tamu yang berlangsung di Auditorium kampus 2 UIN ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan dosen. Kegiatan ini menjadi forum akademik penting yang mengangkat keterkaitan erat antara perubahan iklim dan ancaman terhadap kesehatan global, terutama dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan rekayasa teknis.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Wang, Yu-Chun, PH.D dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menjawab tantangan perubahan iklim yang kompleks.
Prof. Wang, Yu-Chun, PH.D dalam materinya menyampaikan berbagai hasil riset terkini terkait dampak perubahan iklim terhadap kualitas udara, penyebaran penyakit tropis, dan stres termal di kawasan urban. Ia juga menekankan peran vital teknologi hijau dan desain infrastruktur adaptif dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap krisis iklim.
Dalam paparannya, Prof. Wang, Yu-Chun menjelaskan bahwa suhu bumi yang terus meningkat memicu gelombang panas ekstrem, perubahan pola curah hujan, dan peningkatan polusi udara yang semuanya berkontribusi pada risiko kesehatan masyarakat global. Ia juga menyoroti pentingnya peran teknologi ramah lingkungan dan desain infrastruktur berkelanjutan dalam mitigasi dampak perubahan iklim.Kita tidak bisa lagi hanya berbicara tentang mitigasi. Adaptasi berbasis teknologi dan kesadaran publik harus menjadi prioritas.
Mahasiswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan terkait aplikasi teknologi ramah lingkungan di Indonesia, hingga peluang riset kolaboratif antarnegara, mewarnai sesi tanya jawab.
Kuliah tamu ini menjadi salah satu bentuk nyata internasionalisasi pendidikan tinggi di UIN Malang, sekaligus memperkuat jejaring akademik global demi masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan.



